Hayo…Apa Bedanya Sih Lampu LED dan Lampu Pijar?

  • Bagikan
lampu led dan pijar
Sebagian besar dari Anda ketika membeli lampu, penjual pasti akan menawarkan dengan pilihan berbagai jenis lampu, misalnya lampu LED dan lampu pijar. / Foto : Kompas.com / Istimewa

JAKARTA, ZOZ.MY.ID– Sebagian besar dari Anda ketika membeli lampu, penjual pasti akan menawarkan dengan pilihan berbagai jenis lampu, misalnya lampu LED dan lampu pijar. Namun sebenarnya, apa perbedaan dari kedua jenis lampu tersebut?

Simak perbedaan lampu LED dan lampu pijar berikut ini. Lampu LED (Light Emitting Diode) Lampu LED merupakan salah satu contoh dari adanya perkembangan teknologi yang semakin pesat dan lebih ramah lingkungan.

Jenis lampu ini tersusun dari komponen listrik yang menghasilkan cahaya atau yang kita kenal sebagai dioda. Ini adalah perangkat listrik dengan dua elektroda, yaitu anoda dan katoda, yang memungkinkan listrik untuk tersalur, seperti cara kerja baterai.

Orang sudah mulai banyak menggunakan lampu ini untuk menggantikan lampu pijar dan lampu merkuri.

Sementara itu, lampu LED tidak menghasilkan panas berlebih yang artinya lebih ramah lingkungan daripada jenis lampu lainnya.

Ini juga memiliki keunggulan lain, seperti umur lampu yang mencapai 20 tahun penggunaan serta keunggulan cahaya yang lebih terang.

Direktorat Konservasi Energi mengatakan bahwa lampu 4 watt lampu LED memiliki daya menerangi yang sama besarnya dengan 40 watt lampu pijar. Lampu pijar (Incasdecent lamp) Lampu pijar terkenal sebagai jenis lampu pertama yang menggunakan daya atau energi listrik.

Cara kerjanya adalah listrik menjalar melalui filamen tungsten yang merupakan bagian dari lampu pijar, lalu berpijar dan menghasilkan panas.

Adapun filamen adalah suatu benang logam atau kaca yang berupa kawat kecil yang berbentuk spiral. Komponen ini merupakan elemen pemanas bohlam lampu pijar.

Karena menghasilkan warna kuning, lampu pijar mampu menciptakan nuansa hangat dan klasik di dalam ruangan.

Lampu ini juga banyak peternak ayam pakai untuk membantu proses pengeraman telur ternak mereka. Kendati demikian, filamen lampu pijar cukup mudah putus, borong energi dan panas cukup besar sehingga kurang ramah lingkungan, meskipun harganya relative terjangkau. ( Dani ) 

Sumber : Kompas.com

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *