Berbagai Penyebab Stroke di Usia Muda yang Harus Diwaspadai

  • Bagikan
penyakit
Stroke tak hanya dialami oleh orang usia lanjut, tetapi juga menyerang usia yang lebih muda. Kenali penyebab dan cara mencegahnya diusia muda/Foto : Istimewa

JAKARTA, ZOZ.MY.ID – Stroke tak hanya dialami oleh orang usia lanjut, tetapi juga menyerang usia yang lebih muda. Kenali penyebab dan cara mencegah stroke di usia muda. Kini, stroke tak lagi identik sebagai penyakit lansia, tetapi juga banyak menyerang usia yang lebih muda. Orang usia muda yang mengalami stroke umumnya berhubungan dengan pola hidup sedenter.

Sedenter adalah pola hidup tidak sehat yang identik dengan mengonsumsi makan cepat saji, duduk seharian di depan komputer, dan tak aktif bergerak. Pola hidup sedenter dapat menyebabkan gangguan metabolik seperti diabetes dan gangguan kolesterol.

Selain pola hidup sedenter, berikut adalah beberapa faktor penyebab stroke di usia muda.

1. Mengidap Diabetes

Penyakit ini merupakan salah satu faktor risiko stroke yang sering kita jumpai baik orang usia tua dan muda. Keadaan gula darah tinggi dapat menyebabkan kerusakan di pembuluh darah. Gula darah tinggi juga dapat menyebabkan pembuluh darah menjadi lebih kecil dan kaku.

Hal tersebut bisa menyebabkan berbagai komplikasi yang umum kita temui pada penderitanya. Selain gangguan di pembuluh darah otak, penderita penyakit ini juga bisa mengalami gangguan jantung dan ginjal.

2. Hipertensi

Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan faktor risiko yang juga banyak kita temui pada penderita stroke.

Jangan anggap hipertensi sebagai penyakit usia tua, karena kondisi ini juga sering kita jumpai oleh orang usia muda. Hipertensi usia muda merupakan faktor risiko terjadinya stroke.

3. Kebiasaan Merokok

Merokok sudah terbukti berdampak buruk bagi kesehatan. Selain kanker, dampak merokok juga berhubungan erat dengan gangguan pembuluh darah. Berdasarkan beberapa penelitian, merokok meningkatkan risiko terjadinya stroke. Hati-hati, merokok bisa menjadi salah satu penyebab stroke di usia muda.

4. Stres

Penuh kompetisi, tekanan, hubungan yang tidak baik, atau memikirkan kehidupan yang masih stagnan, bisa membuat orang usia muda jadi stres berat.

Menurut studi tahun 2017 yang dipublikasikan oleh The Lancet, semakin tinggi tingkat stres, semakin berisiko pula Anda untuk terkena stroke dan penyakit jantung.

Kondisi tersebut berhubungan dengan amigdala yang bekerja mengatur stres. Amigdala merupakan sekelompok saraf yang mengatur rasa takut, emosi, cemas, stres, dan kesenangan.

Ketika amigdala fokus menangani stres, sumsum tulang belakang menjadi lebih aktif dan bisa menyebabkan peradangan di arteri. Kemungkinan, hal tersebut membuat kejadian stroke dan penyakit jantung ikut meningkat.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *