Area Manager Communication Relation and CSR Pertamina Patra Niaga Sub Holding Commercial and Trading Regional Papua Maluku Edi Mangun menjelaskanKegiatan tersebut Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku – Jobber Timika lakukan bekerja sama Jajaran Kementerian Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Mimika.

Sasaran kegiatan operasi pasar minyak tanah ini yaitu masyarakat konsumen pengguna bahan bakar tersebut.

“Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan menjelang hari besar keagamaan, seperti Natal dan Tahun Baru,” kata Edi, Senin (6/12).

Edi menjelaskan, untuk kegiatan operasi pasar tahun ini Pertamina mengalokasikan sebanyak 120 kiloliter (kl) minyak tanah. Bersama Jajaran kementerian perindustrian dan perdagangan Mimika,

Pertamina telah menetapkan titik-titik dilakukannya operasi ini agar masyarakat konsumen bahan bakar tersebut dapat langsung menjangkau operasi pasar tersebut.

Perwakilan kementerian perindustrian dan perdagangan Mimika menetapkan 24 titik lokasi operasi pasar minyak tanah pada wilayah Timika dan sekitarnya.

Untuk hari pertama pada Senin siang hingga petang terpusat pada empat gereja pada wilayah Timika yaitu :

  • Gereja Katedral Tiga Raja
  • Gereja Kristen Injili Jemaat Marthen Luther
  • GKI Solafide
  • dan Gereja pada Mapurujaya Distrik Mimika Timur.

Adapun 24 titik yang akan menjadi lokasi operasi pasar minyak tanah di wilayah Timika nantinya akan berada pada enam distrik (kecamatan).

Sanksi Tegas

Edi meminta dukungan kepolisian dan jajaran Kementerian Perdagangan Mimika agar dapat melakukan pengawasan dan penindakan secara tegas kepada pihak-pihak yang dengan sengaja melakukan penimbunan BBM subsidi.

“Bagi Pertamina jika ada temuan keterlibatan lembaga penyalur yang ikut bermain mata dengan siapa saja untuk menimbun dan menjual minyak tanah dengan harga jual yang sudah ada  maka kami akan menindak dengan tegas bila perlu hingga pada Pemutusan Hubungan Usaha (PHU),” ujar dia. (Yan)