Kanker Paru-Paru Penyebab Verawaty Fajrin Meninggal, Ini 6 Faktornya

  • Bagikan
Verawaty Fajrin
Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin meninggal dunia. Verawaty Fajrin meninggal dunia akibat kanker paru-paru yang dideritanya/ Foto : Istimewa

ZOZ.my.idLegenda Bulu Tangkis Indonesia, Verawaty Fajrin meninggal dunia. Verawaty Fajrin meninggal dunia akibat kanker paru-paru yang dideritanya beberapa bulan terakhir.

Kanker paru yang diidap perempuan bernama asli Verawaty Wiharjo adalah masalah serius yang banyak dialami masyarakat. Menurut data dari International Agency for research on cancer (2020), kasus kanker paru di Indonesia menduduki posisi 3 teratas, dengan total pasien 34.783 kasus baru.

Mirisnya, penyakit ini banyak menggugurkan pasien, yaitu 30.843 kematian akibat kanker paru. “Sederhananya, dalam setahun, yang tersisa hanya 3-4 orang per 100 pasien,” terang Prof Aru Sudoyo, Ahli Penyakit Dalam Konsultan Hematologi dan Onkologi Medik, dalam webinar Hari Kanker Paru Sedunia 2021, beberapa waktu lalu.

Faktor Resiko Kanker Paru

Ada beberapa faktor yang membuat seseorang berisiko tinggi mengalami kanker paru-paru. Beberapa faktor dapat kita kendalikan, seperti berhenti merokok. Namun, ada juga faktor yang tidak dapat kita kendalikan seperti riwayat keluarga.

Berikut faktor risiko kanker paru yang mengutip dari Mayo Clinic, Minggu (21/11/2021) :

  1. Merokok Jumlah rokok yang kita hisap akan sangat menentukan pertumbuhan sel kanker di paru-paru. Semakin banyak rokok yang kita hisap setiap harinya, semakin besar kemungkinan risikonya.
  2. Perokok pasif Semakin sering asap rokok masuk ke dalam paru-paru, semakin tinggi risiko sel kanker tumbuh di sana.
  3. Terapi radiasi Jika Anda menjalani terapi radiasi ke dada untuk jenis kanker lain, ini meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru.
  4. Paparan gas Radon kita hasilkan oleh pemecahan alami uranium di tanah, batu, dan air yang akhirnya menjadi bagian dari udara yang kita hirup setiap hari. Tingkat radon yang tinggi akan menumpuk di paru-paru dan ini berakibat buruk.
  5. Paparan asbes dan karsinogen lainnya Zat kimia seperti asbes, arsenik, kromium, dan nikel dapat meningkatkan risiko terkena kanker paru-paru, terlebih jika Anda merokok.
  6. Riwayat keluarga Jika ada anggota keluarga yang mengalami kanker paru, baik itu orangtua, saudara kandung, atau anak, itu meningkatkan risiko penyakit.

(Fath)

Sumber: okezone

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *