Inilah 5 Olahraga Tradisional Yang Ada Di Indonesia, Wajib Di Coba

  • Bagikan
olahraga
Tidak hanya memiliki pesona alam yang indah, Indonesia juga menyimpan cerita tentang olahraga tradisionalnya/ Foto: Istimewa

JAKARTA, ZOZ,my.id– Tidak hanya memiliki pesona alam yang indah, Indonesia juga menyimpan cerita tentang olahraga tradisionalnya. Berbagai jenis olahraga tersebar di daerah-daerah Indonesia dan tidak kalah dari seru dari olahraga populer yang kamu ketahui, lho!

1. Pencak Silat

Asal mula pencak silat berkembang dari keterampilan berburu dan perang dengan menggunakan senjata seperti parang, perisasi, dan tombak dari suku-suku asli Indonesia. Banyak yang mengatakan bahwa pencak silat pertama kali dijumpai di provinsi Riau pada zaman kerjaan Sriwijaya.

Kepopuleran pencak silat sudah terkenal di beberapa negara Asia Tenggara cabang resmi di Sea Games dan ASEAN Games. Tidak hanya itu, UNESCO juga menetapkan Pencak Silat sebagai warisan budaya tak benda milik Indonesia pada 2019 silam. Keren ya!

2. Karapan Sapi

Tradisi karapan sapi adalah perlombaan pacuan dengan menggunakan sapi yang berasal dari Jawa Timur ( Pulau Madura). Dilaksanakannya karapan sapi biasanya bertepatan dengan panen hasil padi yang ditujukan sebagai bentuk rasa syukur.

Perlombaan karapan sapi dilakukan dengan joki (orang yang mengendalikan karapan sapi) akan berdiri di atas semacam kereta kayu kemudian ditarik oleh dua ekor sapi. Para joki ini akan adu cepat dengan joki yang lain untuk finish lebih dahulu.

Olahraga Tradisional

3. Egrang

Di Indonesia permainan egrang sudah tidak asing lagi di telinga kita meskipun terkadang penyebutannya di tiap daerah berbeda-beda. Kata egrang dari bahasa Lampung yang berarti terompah pancung, karena terbuat dari bambu yang berbentuk panjang dan bulat.

Untuk bermain egrang bisa dibilang susah-susah gampang karena kita harus memiliki keseimbangan tubuh untuk bisa menaiknya. Biasanya yang memainkan egrang adalah anak-anak tetapi tidak jarang orang dewasa juga ikut memainkannya dengan bentuk bambu egrang yang lebih panjang.

4. Pacu Jalur

Bagi masyarakat yang tinggal di Riau pasti familiar dengan festival Pacu Jalur. Nama Pacu Jalur sendiri menandakan Jalur (sejenis perahu yang terbuat dari kayu) yang digunakan selama perlombaan. Perkiraan panjang perahu bisa mencapai 25-40 meter.

Olahraga tradisional ini merupakan ajang lomba mendayung perahu yang isinya oleh 40-60 orang. Biasanya Pacu Jalur merayakannya berbarengan dengan kemerdekaan Indonesia sebagai festival pesta rakyat.

5. Lompat Batu

Lompat batu Suku Nias terkenal dengan masyarakat setempat dengan sebutan fahombo. Para pemuda Nias melakukan fahombo sebagai tanda mereka sudah menganggap sebagai dewasa secara fisik.

Susunan Batu setinggi 2 meter yang kemudian harus melompatinya sebagai syarat melakukan fahombo. Yang telah melakukan turun temurun ini sudah terkenal hingga kancah Internasional, daya tarik bagi para wisatawan yang berkunjung ke Nias.(Acho)

Sumber: ef.co.id

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *