Bisakah Herd Immunity Mengakhiri Pandemi COVID-19?

  • Bagikan

Kesimpulan

Memvaksinasi sebanyak mungkin orang dapat menjadi signifikan dalam memperlambat penyebaran COVID-19. Namun, mencapai kekebalan kawanan tidak akan menjamin pemberantasan total virus corona karena sangat menular dan terus berkembang. Kekebalan kawanan bervariasi di tingkat global, nasional, dan komunitas, dan berubah dari waktu ke waktu, oleh karena itu bahkan ketika ambang batas tercapai, akan ada wabah kecil karena cakupan vaksin yang tidak merata.

Menurut laporan penelitian TechSci tentang “Pasar Vaksin Coronavirus Global Berdasarkan Jenis Infeksi (SARS-CoV-2, SARS-CoV, MERS-CoV), Berdasarkan Jenis Vaksin (Vaksin Virus, Vaksin Vektor Viral, Vaksin Asam Nukleat, Vaksin Berbasis Protein dan Lainnya ), Berdasarkan Jenis Produk (Vaksin Monovalen v/s Vaksin Multivarian), Berdasarkan Rute Pemberian (Intramuskular, Oral, Intranasal), Berdasarkan Jenis Pasien (Dewasa vs Anak), Berdasarkan Pengguna Akhir (Rumah Sakit, Klinik, Lembaga Penelitian, Lainnya ), Berdasarkan Wilayah, Prakiraan Kompetisi & Peluang, 2026”, pasar vaksin virus corona global diperkirakan akan tumbuh pada CAGR yang tangguh selama periode perkiraan karena faktor-faktor seperti meningkatnya insiden infeksi virus corona serta pengenalan vaksin baru di pasar.

Menurut laporan penelitian TechSci lainnya tentang “Pasar Diagnostik Coronavirus Global Berdasarkan Jenis Tes (Serologi v/s Molekuler), Oleh Pengguna (Beberapa v/s Tunggal), Dengan Waktu Uji Penuh (1 Jam – 12 Jam, Kurang Dari 60 Menit, 13 Jam – 24 Jam, Lebih Dari 1 Hari), Oleh Pengguna Akhir (Rumah Sakit, Lab Kesehatan Masyarakat, Lab Swasta atau Komersial, Lab Dokter, Lainnya), Berdasarkan Wilayah, Prakiraan Persaingan & Peluang, 2026”, pasar diagnostik virus corona global adalah diproyeksikan mencapai nilai pasar sebesar USD15,57 miliar pada tahun 2026. Pertumbuhan tersebut dapat dikaitkan dengan meningkatnya insiden kasus virus corona dan meningkatnya penggunaan alat uji diagnostik untuk hal yang sama.

  • Bagikan